Digital clock

Jumat, 02 Maret 2012

Merintis Usaha Baru dan Model Pengembangannya


MERINTIS USAHA BARU DAN MODEL PENGEMBANGANNYA
1.  Bagaimana cara memasuki dunia usaha? Berikan contoh pada pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih tentang cara mereka memasuki dunia usaha!
2.  Jelaskan profil usaha kecil dan model pengembangannya! Berikan gambaran profil dan model pengembangan usaha oleh pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
3.  Bagaimana kerangka pengembangan usaha kecil? Berikan gambaran dari pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
4.  Jelaskan tantangan untuk mendirikan usaha baru! Berikan gambaran pada pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
5.  Jelaskan kegagalan dalam mendirikan usaha baru! Berikan gambaran kegagalan yang pernah dialami oleh pengusaha dan perusahaan yang saudara pilih!
6.  Jelaskan rencana pengembangan usaha yang saudara pilih!
Jawaban :
1.  Membangun usaha dari awal, 
     membeli usaha orang lain, 
     franchise.
2.  Bob ini terkenal sukses berbisnis di bidang pangan dan peternakan, Bob adalah bos dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Meski ia sering terlihat mengenakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang sudah dikenal menjadi ciri khas seorang Bob Sadino, kepiawaiannya dalam berbisnis patut menjadi contoh.
Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, dan menjadi sopirnya. Suatu ketika ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob kemudian beralih pekerjaan menjadi tukang batu dengan gaji saat itu hanya Rp.100.
Bob Sadino sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.
Seorang teman pada suatu hari menyarankan Bob untuk berbisnis telur ayam negeri untuk keluar dari depresinya. Bob tertarik dan mulai mengembangkan usaha peternakan ayam. Di Indonesia saat itu, ayam kampung masih mendominasi pasar.
Bob-lah yang pertama kali memperkenalkan ayam negeri beserta telurnya ke Indonesia. Bagaikan seorang salesman biasa, Bob menjual telur-telurnya dari pintu ke pintu. Ketika itu, telur ayam negeri belum populer di Indonesia sehingga telur ayam negeri tersebut hanya dibeli oleh ekspatriat-ekspatriat yang tinggal di daerah Kemang, serta beberapa orang Indonesia yang pernah bekerja di luar negeri.
Berkat kerja keras Bob, telur ayam negeri mulai dikenal sehingga bisnis Bob semakin berkembang. Tidak berhenti sampai disana, Bob kemudian melanjutkan usahanya dengan berjualan daging ayam. Selain memperkenalkan telur ayam negeri, ia juga merupakan orang pertama yang menggunakan perladangan sayur sistem hidroponik di Indonesia.
3.  Dengan konsep direct selling menggunakan media jejaring sosial inilah pengembangan perusahaan dilakukan semakin meluas dan produk perusuahaan dikenal semakin berkembang perusahaan terebut serta menggunakan sistem penjualan nomaden yang berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain ini yang mendukung pengembangan produk perusahaan.
4.  •    Berani ambil resiko
     •    Pantang menyerah
     •    Tidak gengsi
     •    Berani bersaing
     •    Aktif, kreatif dan inovatif
5.  Kegagalan dalam mendirikan usaha baru :
     •    Produk belum dikenal
     •    Adanya pesaing yang lebih unggul
     •    Kurang berinovasi dalam pangsa pasar
6. Dengan memproduksi tas sebanyak 14 unit dengan dua variant / model warna dan bahan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar